short stories |
a girl who want to have bigger passionate and have more expectation |
saya tidak kecewa dengan kenyataan yang berkata lain, bukan berarti dunia tidak adil padaku atau sekedar upaya untuk memperbaiki keadaan. bukan kamuflase untuk bertopeng seakan-akan menjadi baik. bukan juga karena kebohongan besar yang selama ini terselimuti sempurna. bahkan mereka membiarkan saat alunan “lagu melow” beranjak pelan dari speaker di kampus. sekali lagi hal terberat ini bukan upaya memperbaiki keadaan, ini hanyalah bagian dari satu loncatan pada umurnya. berusaha menjajaki apa yang orang lain jajaki juga. tanpa maksud menyakiti, ini hanya bagian hidup. entah bagaimana mereka harus mengerti, ini berat.. dan saya belum memutuskan untuk mengatakan blak-blakan karena saya memblokir jalan orang. anggap saja saya salah, dan dia dengan jutaan kharismanya akan tetap benar pada posisinya. anggap saja saya agresif untuk hal-hal tertentu. ini bukan seperti keinginan besar memiliki teady bear di toko boneka terkemuka, atau sekedar melihat konser terkemuka, ini bukan soal gengsi. dan percayalah saya tidak sejahat itu. bukan juga masalah cinta, sekali lagi bukan. lepas dari itu saya menerima dengan legowo keadaan ini. tapi yang harus diingat, saya tidak pernah meminta ini atau lebih tepatnya saya tidak pernah meminta secara personal terhadap sesuatu yang spesifik. dan silakan berargumentasi sengan berbagai spekulasi, itu adalah bagian hidup. :)